Sang
Motivator
Terlahir dari keluarga
yang sederhana, Andi Kusworo sudah terbiasa dengan keadaan yang ala kadarnya di
dalam keluarga kecilnya.lahir pada 6 Desember 1975 di Sanden dari Bapak
Kusmartoyo dan Ibu Kartini yang bertempat tinggal di Sanden, Kramat, Magelang. Beliau
merupakan anak ketiga dari 6 bersaudara. Andi Kusworo menikah dengan Gunarsih
dan dikaruniai 3 orang anak laki laki.
Kehidupan
masa kecil beliau terbilang sangat sederhana, pada masa kecil dia sudah
mengenyam lapangan pekerjaan yaitu dengan berjualan semasa sekolah dasar. Setiap
harinya diisi dengan menemani Ibu Kartini berjualan saat pulang sekolah. Beliau
melanjutkan sekolah SMP di SMPN 11 Magelang dan melanutkan di SMEA (SMKN 2). Ditempat
itulah beliau bertemu dengan sang istri.
Setelah
lulus dari SMEA beliau melanjutkan langsung ke dunia pekerjaan. Bekiau bekerja
di percetakan Indah. Disana pula ia bertemu kembali dengan sang istri dan
memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Setelah menikah, mereka
mempunyai anak pertama di tahun 1998 bernama Ginda Rakha K W. Anak kedua
bernama Raffi Rangga dan anak ketiga bernama Andriano Arsandi.
Saat ini beliau
bekerja menjadi sopir pribadi Bank Perkreditan Rakyat. Meskipun sangat
sederhana, tetapi itu cukup untuk menghidupi dan memenuhi kebutuhan kita. Masih
sangat teringat pesan dan kata kata beliau untuk dijadikan prinsip, yang sangat
memotivasi kami agar tetap bekerja keras dan bersyukur dengan apa yang kita
punya. Salah satunya ialah beliau berkata “Allah akan memberikan sesuatu yang
kita butuhkan, bukan sesuaatu yang kita inginkan.” Beliau sangat bijak
menyikapi segala permasalahan yang dihadapi. Dengan ketenangan, beliau mengayomi
dan menjaga kami. Hebat bukanlah dari apa yang kita punya, tapi dari apa yang
kita lakukan, secercah motivasi yang selalu kami pegang hingga saat ini.


Terima kasih (ternyata ganti blog ya). Beberapa kesalahan tulis tetap ada, misalnya --> melanutkan di SMEA (SMKN 2). Ditempat itulah beliau ... yang seharusnya ditulis "melanjutkan", "Di tempat". Selain itu, sudut pandang yang digunakan mestinya sudut pandang orang ketiga, teruta di paragraf terakhir --> ... kita, ... kami
BalasHapus